Showing posts with label air terjun sedudo. Show all posts

Sunday, March 19, 2017

Sedudo Masuk Detikdotcom

  1 comment
2:26:00 PM

Berikut kami salinkan tulisannya. Tulisan ini merupakan tulisan dari Enggran Eko Budianto, yang dimuat di detikTravel di Link berikut ini. Silakan mengunjungi link tersebut untuk sumber asli tulisannya.

Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)

Nganjuk - Akhir pekan telah tiba, saatnya melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan. Di Nganjuk, Jawa Timur terdapat air terjun Sedudo yang menyegarkan. Yuk ke sini!

Air terjun yang memiliki ketinggian kurang lebih 105 meter ini, terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan tepatnya terletak di Gunung Wilis pada ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut (MDPL). Lokasi ini sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Nganjuk. Para wisatawan dijamin tidak akan tersesat, karena masih banyak dijumpai angkutan yang bisa diakses secara mudah.

Kawasan wisata Air Terjun Sedudo ini menyuguhkan berbagai keindahan alam. Keelokan air terjun dengan debit air yang cukup deras menghasilkan suara dentuman yang indah, air yang mengalir pun terbilang jernih. Di sini, para pengunjung bisa dengan puas bermain, mandi atau pun hanya sekedar mengabadikan momen. 

Tak perlu takut kelaparan, karena di lokasi ini banyak dijumpai penjual makanan. Uniknya, para pedagang di sini menjajakan makanan tradisional yang melekat sebagai identitas daerah. Mulai dari klepon, cenil, getuk, telo wungu, ketan hitam, dan tiwul. Namun ada juga pedagang yang menjual nasi jagung yang lengkap dengan sayur, ikan asin dan rempeyek.


Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)

Bahkan untuk kenyamanan para pengunjung, lokasi wisata ini dilengkapi dengan area parkir, kamar mandi, area ganti, tempat istirahat, dan mushola. Sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir bilang ingin menghabiskan waktu tanpa harus memikirkan tempat untuk duduk ataupun ganti baju. 

Keindahan alam Air Terjun Sedudo ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Maharani warga Surabaya. Menurutnya, alam yang masih asri dan sejuk bisa sejenak melupakan rutinitas yang padat."Pemandangannya bagus, jadi tidak menyesal meskipun berangkat dari Surabaya sejak pagi," kata perempuan 24 tahun ini kepada detikTravel, Sabtu (18/3/2017) kemarin.


Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)


Harga tiket masuk ke tempat wisata ini terbilang murah, yakni dengan dibandrol harga Rp 5.500 dihari biasa dan Rp 10.500 ketika hari libur. Biaya itu sudah termasuk asuransi dati Jasa Raharja bila terjadi kecelakaan di dalam area wisata. 

Harga yang terjangkau dengan berbagai fasilitas yang menunjang, membuat warga Gedeg, Mojokerto rela menempuh perjalanan kurang tiga jam demi menikmati keindahan alam ini. Meski pun pada awalnya mengetahui wisata Air Terjun Sedudo ini dari sosial media, namun hal itu terbayar lunas ketika melihat secara langsung. 

"Kebetulan ini pertama kali saya ke sini, katanya bagus makanya cari informasinya dari Facebook. Dan ternyata benar, pemandangannya bagus, tempatnya nyaman, aksesnya juga mudah dan terpenting biayanya murah," katanya.
Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)


Read More

Monday, November 14, 2016

Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo Nganjuk

  No comments
4:28:00 PM


http://www.maringetrip.com/2016/04/bukit-watu-lawang-nganjuk.html
Para pengunjung yang berebut untuk mandi percaya bahwa air dari Air terjun Sedudo memiliki berbagai khasiat magis. Kepercayaan mengenai khasiat air Sedudo tidak lepas dari sejarah/mitos terjadinya Sedudo. Ada beberapa versi mengenai mitos tersebut. Berikut uraiannya :
Versi I : Terjadinya Air Terjun Sedudo berkaitan dengan mitos Sanak Pogalan.
Sanak Pogalan adalah petani tebu yang harus menelan kecewa dari penguasa. Dia pun bertapa disekitar sumber Air Terjun Sedudo lereng Gunung Wilis dan berupaya membuat sumber air yang besar untuk menenggelamkan Nganjuk. Note : konon ini juga merupakan salah 1 versi dari cerita tentang Sanak Pogalan.
Versi II : Di era Kerajaan Kadiri, seorang Resi bernama Curigonoto bermaksud menjadikan kawasan Sedudo sebagai hutan rempah. Kemudian ia pun memohon pada penguasa Kadiri untuk mengirimkan benih rempah kepadanya. Permohonannya pun dikabulkan, namun saat dikirimkan secara tiba-tiba bibit tersebut tumpah disekitar sumber Air Terjun Sedudo. Kemudian tanaman rempah pun tumbuh subur di sekitar sumber. Karena mitos-mitos itulah banyak pengunjung yang meyakini khasiat dari Air Terjun Sedudo. Prosesi mandi air di Sedudo ini dipercaya sudah berlangsung turun-temurun sejak jaman Kerajaan Majapahit, namun baru sekitar tahun 1987 prosesi ini dikemas sebagai kalender budaya dan berlangsung hingga sekarang. Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman terkenal kaya akan rempah-rempah, hal ini bisa dilihat dari jalan menuju Air Terjun Sedudo, banyak dijumpai pohon cengkeh yang berkualitas tinggi. Jika kita mendengar wisata air terjun Sedudo yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan ini, akan selalu muncul dibenak kita jika air terjun ini mempunyai banyak khasiat, salah satunya adalah menjadi obat awet muda. Hal ini banyak diyakini masyarakat sekitar, juga masyarakat diluar Nganjuk. Terbukti jika wisata air terjun ini tak pernah sepi dari pengunjung. Baik yang hanya sekedar ingin menikmati pemandangannnya yang indah, atau memang sengaja ingin membuktikan mitos yang banyak berkembang itu. Namun tak banyak yang tahu apa yang menyebabkan air terjun yang berada di Kab Nganjuk bagian selatan itu mempunyai mitos seperti ini. Kalangan sejarah menilai, mitos ini berdasar atas sejarah terbentuknya air terjun itu dan kajian ilmiah. Harimintadji, salah satu tokoh sejarah di Nganjuk mengungkapkan ada sejarah dan perkiraan secara ilmiah tentang mitos itu. Dari tinjauan sejarah, saat itu air terjun Sedudo dibuat oleh salah satu tokoh warga sekitar bernama Sanak Pogalan. Ia merupakan petani tebu yang harus menelan kecewa dari peenguasa jaman itu. Karena kekecewaannya inilah, ia kemudian menjadi pertapa disekitar sumber air terjun Sedudo. Dalam pertapaannya, ia berniat untuk menenggelamkan Kota Nganjuk dengan membuat sumber air yang sangat besar. "Dia bersumpah untuk menggelamkan desanya itu. Dan dibuatlah sumber air yang sangat besar", tuturHarmintadji, yang pernah menjabat sebagai Wedoro Kabupaten Nganjuk itu. Karena kesucian Sanak Pogalan inilah, sebagian warga meyakini jika sumber air terjun Sedudo, mengandung beberapa khasiat, salah satunya menjadi obat awet muda. "Menurut sejarahnya sih begitu," tambah Harmintadji. Selain tentang sejarah, ia juga menduga jika secara ilmiah khasiat obat awet muda dari air terjun Sedudo ini bisa diraba. Menurutnya, versi lain dari terjadinya Air Terjun Sedudo, pada jaman kerajaan dulu, ada tokoh bernama Resi Curigonoto yang sengaja mengasingkan diri di atas lokasi air terjun. Dalam pengasingannya itu, Resi Curigonoto berniat untuk menjadikan hutan itu sebagai kebun rempah-rempah. Karena menganggap jika tanah hutan, bisa menjadi media yang sangat bagus untuk mengembangkan rempah-rempah yang saat itu menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Resi Curigonoto lantas meminta Raja Kerajaan Kadiri untuk mengirim rempah-rempah ke tempat pengasingannya itu. Namun, tak begitu jauh dari tujuannya, tiba- tiba gerobak-gerobak yang mengangkut rempah-rempah itu terguling diantara sumber air terjun Sedudo. "Lalu rempah-rempah ini tumbuh subur hingga memenuhi hutan yang menjadi tempat sumber air terjun Sedudo",tambahnya. Sehingga, lanjut pria yang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1964 itu, air yang mengalir keair terjun Sedudo banyak mengandung rempah-rempah itu. "Secara otomatis, rempah- rempah ini mampu menjadi obat yang multi khasiat, salah satunya adalah membuat wajah tampak bersih. Sehingga kelihatan awet muda",katanya. Mitos ini juga dijunjung tinggi oleh Pemkab Nganjuk sendiri. Buktinya, setiap bulan Syuro, Pemkab Nganjuk menggelar ritual "Siraman". Dimana akan banyak masyarakat Nganjuk yang mandi bersama di lokasi wisata air terjun ini. "Memang budaya siraman ini menjadi agenda tahunan Pemkab Nganjuk. Selain untuk menarik wisatawan, juga untuk melestarikan budaya yang sudah ada ratusan tahun silam, obyek wisata alam dan mempunyai daya tarik wisatawan dari luar daerah.

Selamat Berlibur di Nganjuk Kidul Sawahan

Read More

Tuesday, June 7, 2016

Mitos Awet Muda dan Ritual Mandi Massal di Air Terjun Sedudo

  No comments
2:15:00 PM

Ratusan warga dari berbagai daerah melakukan aksi mandi massal dari Senin tengah malam hingga Selasa dini hari di Air Terjun Sedudo, Nganjuk, Jawa Timur. Mereka rela menggigil kedinginan lantaran meyakini ritual itu bisa membuat awet muda. Bahkan seorang anak yang ikut ritual itu sempat pingsan akibat tak kuat menahan dingin.

Informasi yang dihimpun Liputan 6 SCTV, Selasa (5/11/2013), ratusan warga itu mulai berdatangan dari berbagai daerah di Jawa Timur menuju Air Terjun Sedudo di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur menjelang malam.

Mereka sengaja datang untuk menunggu pergantian Tahun Baru Jawa, di sekitar Air Terjun Sedudo. Tepat pukul 00.00 dini hari, ratusan warga menuju bawah air terjun untuk melakukan tradisi mandi secara massal tepat di bawah air terjun.

Kendati demikian, aktivitas mandi di bawah Air Terjun Sedudo ini terus berlangsung lancar hingga pukul 03.00 WIB.

Dalam ritual itu, warga juga menyempatkan diri untuk mengambil air dari Air Terjun Sedudo. Mereka memasukkan air tersebut ke dalam sebuah botol kemasan, yang sudah dipersiapkan sebelumnya

"Mereka meyakini, mandi dan minum air terjun sedudo bisa membuat awet muda, mendekatkan pada jodoh, serta meningkatkan derajat tinggi," ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Nganjuk Abdul Wachid.

Mandi massal di Air Terjun Sedudo ini merupakan tradisi turun temurun, yang sudah berlangsung puluhan tahun dan menjadi bagian kekayaan budaya daerah. (Tnt/Ism)

Berikut ada beberapa foto waktu mandi massal di Air Terjun Sedudo :



http://news.liputan6.com/read/737898/mitos-awet-muda-dan-ritual-mandi-massal-di-air-terjun-sedudo

Read More

Thursday, July 30, 2015

[UPDATE] Sedudo Longsor, Benar atau Tidak

  1 comment
12:33:00 PM


 
Beberapa hari ini Air Terjun Sedudo memang dipadati pengunjung dari berbagai kota. Di tengah ramainya pengunjung, tersiar kabar tentang longsornya Air Terjun Sedudo. Bahkan, hingga memakan korban jiwa. Kabarnya Batu sebesar mobil jatuh lokasi pemandian.




Tim Ngliman.com berusaha mengonfirmasi kabar tersebut dengan datang langsung ke TKP. Tim yang datang melaporkan, di sana tidak ditemukan batu yang konon segede mobil. Justru, sebatang pohon yg berukuran tidak terlalu besar teronggok di lokasi pemandian. Kemungkinan

Read More