Showing posts sorted by relevance for query oleh. Sort by date Show all posts

Saturday, January 24, 2015

Struktur Pemerintahan Desa Ngliman

  No comments
8:25:00 PM

Pak Lurah Ngliman sedang bersiap memimpin sebuah acara di Kantor Desa


Dalam kehidupan suatu desa tidak terlepas dari peranan pemimpin desa beserta jajaranya, begitu juga kemakmuran di Desa Ngliman. Selain peran serta masyarakat dalam pengembangan desa, peran kepala desa beserta jajaranya juga menjadi hal terpenting dalam pengembangan kemakmuran Desa Ngliman. sistem pemerintahan di Desa Ngliman dipimpin oleh Kepala Desa, dibantu oleh satu orang Carik, 4 Kepala Dusun dan 4 Kaur (Kepala Urusan) seperti: Urusan keamanan (Jogo Boyo) 3 orang, Urusan Kemasyarakatan (Modin) 2 orang, urusan pengairan (Jogo Tirto) 1 orang dan urusan Hubungan Masyarakat (bayan) sebanyak 4 orang. Sistem pemerintahan di Desa Ngliman ini berkesinambungan dan saling berhubungan dalam suatu pemerintahan.
Sampai saat ini sistem pemerintahan di Desa Ngliman sudah mengalami 7 kali pergantian Kepala Desa dan jajaranya. Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan Carik Desa Ngliman Bapak Wakimin Siswoko, Kepala Desa Ngliman yang pertama kali adalah Mbah Rono Pawiro dimana beliau memimpin desa selama beberapa tahun yaitu dengan masa jabatan pada tahun 1901 – 1955, dimana pada saat itu cara pemilihan kepala Desa Ngliman ditunjuk langsung oleh Bupati Nganjuk yang menjabat saat itu. Kepala desa periode kedua dipimpin kembali oleh Mbah Ranu Pawiro, dimana masa jabatanya berlanjut dari tahun 1955 – 1965. Pada sistem pemilihan kepala desa kedua ini sistem pemilihan yang dilakukan berbeda dengan periode sebelumnya, yaitu sistem pemilihan dilakukan dengan sistem pemilihan langsung yaitu dengan sistem dipilih langsung dari masyarakat Desa Ngliman sendiri. Pada periode ketiga kepemimpinan Desa Ngliman dipimpin oleh Darsiman, dimana masa jabatanya berkisar antara tahun 1965 – 1969, dimana sistem pemilihan yang digunakan adalah dengan sistem pemilihan secara langsung oleh warga. Pada periode ke 4 Desa Ngliman dipimpin oleh mbah Suparmo dengan masa jabatan antara tahun 1969 – 1974, namun pada periode ke 4 ini kepala Desa Ngliman mulai dipilih lagi olrh Bupati Nganjuk. Pada periode ke 5 Desa Ngliman dipimpin oleh Pak Paidi dengan masa jabatan antara tahun 1974 – 1999 dengan sistem pemilihan langsung oleh warga. pada periode ke 6 Desa Ngliman dipimpin oleh Drs. Marsono dengan masa jabatan antara tahun 1999-2013 dengan sistem pemilihan langsung dari warga. Saat ini Desa Ngliman dipimpin oleh Pak. Imam Widodo dengan masa jabatan semenjak Februari 2013 sampai sekarang dengan sistem pemilihan langsung yang dipilih oleh warga desa sendiri. Sampai saat ini pemerintah Desa Ngliman masih terus melakukan pengembangan terhadap program – program desa demi kemakmuran masyarakat Desa Ngliman
Beberapa program pemerintah yang sedang dijalankan di Desa Ngliman adalah PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat), Gardu Taskin, Gerakan Kemiskinan, ADIDE (Anggaran Dana Desa), Pansimas (Program Air Minum Berbasis Masyarakat). Dalam pelaksanaanya Kepala Desa dan jajaranya di bantu oleh lembaga- lembaga yang di bentuk di Desa Ngliman. Lembaga tersebut diantaranya adalah BPD (Badan Pengawas Desa), LPM (Lembaga Perlindungan Masyarakat), Karang Taruna, Kader – Kader Desa, Perkumpulan ibu – ibu PKK dan Wirausaha. 

penulis: D.A Fajar N

Read More

Saturday, November 29, 2014

Peringkat 6 tertinggi di Indonesia

  No comments
8:06:00 AM

Air Terjun Sedudo merupakan air terjun yang tuinggi. Berdasarkan wonderfullifeintheworld.blogspot.com, Sedudo ada di peringkat keenam di Indonesia. Luar biasa bukan? berikut peringkat lengkapnya.

Read More

Saturday, June 11, 2016

Pesona Gunung Wilis dan Jalur Pendakiannya

  6 comments
12:30:00 AM

Jalur Pendakian Gunung Wilis & Jalur Pendakiannya
Gunung Wilis adalah sebuah gunung non-aktif yang terletak di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur,Indonesia. Tepatnya di antara kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Gunung Wilis memiliki ketinggian 2.169 meter diatas permukaan laut (mdpl), serta puncaknya berada di perbatasan antara enam kabupaten yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek. Obyek wisata Gunung Wilis yang paling banyak adalah air terjun yang tersembunyi, Ada sebagian telah di kelola dan masih banyak yang masih alami dan belum terjamah tangan manusia. Beberapa tempat pariwisata yang kini mulai dikembangkan dan mulai dikenal masyarakat sekitar di Kediri adalah Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo, Kediri. Dan juga Gereja Batu Puhsarang yang terletak di Kecamatan Semen, Kediri.
Air Terjun Ironggolo dan Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo biasa dikunjungi tak hanya warga Kediri, tetapi juga warga dari kota lain untuk melepaskan penat. Terletak di dataran tertinggi yang bisa ditempuh oleh kendaraan baik dari arah Mojo maupun Semen, membuat Kawasan Wisata Desa Besuki menjadi tujuan wisata terbaik untuk menghirup udara segar pegunungan. Kedua tempat wisata ini bisa ditempuh dalam kurun waktu 30-45 menit melalui jalur darat, baik dari jalur Mojo maupun Semen.
Daerah perbukitan Gunung Wilis pernah dilalui oleh Jenderal Sudirman, sebelum melakukan Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Yogyakarta.
Pendakian Gunung Wilis
Pendakian Gunung Wilis dari arah timur dapat dimulai melalui Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Mojo. Jalan menuju ke puncak gunung Wilis sudah dibangun memadai melalui Mojo. Selain pendakian melalui Kecamatan Mojo, menuju ke puncak juga bisa melalui Kecamatan Semen. Jalan alternatif baru yang dibangun oleh pihak pemerintah Kediri sangat memadai, dengan luas jalan yang bisa dilalui oleh 2 mobil. Sementara itu dari arah selatan Gunung Wilis dapat didaki dari Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Apabila ingin mencapai Gunung Wilis dari arah utara, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Nganjuk, sementara dari arah barat, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Ponorogo atau Kabupaten Madiun.
Pencarian Tentang Gunung Wilis :

  • Jalur pendakian gunung wilis dari madiun
  • Jalur pendakian gunung wilis via kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis di nganjuk
  • Jendakian gunung wilis via ponorogo
Pegunungan Wilis
Menurut Peta OTF Fist Editions AMS 1 (tahun 1942) Prepared under the direction of the Chief of Engineers U.S.Army: Gunung Wilis (2.169 meter) terletak satu rangkaian dalam Pegunungan Wilis. Puncak tertinggi dari pegunungan Wilis adalah puncak Liman atau yang biasa disebut Puncak Ngliman yang terletak 2.563 meter dari permukaan laut. Pada puncak gunung inilah secara de facto merupakan perbatasan dari empat (4) kabupaten: Kediri, Nganjuk, Ponorogo, dan Tulungagung.
Hamparan sawah dengan latar belakang Gunung Wilis di Madiun.
Daftar Gunung Yang Ada di Sekitar Gunung Wilis
Di wilayah Kediri ada G. Cemorokandang (2256 mdpl), G. Malang (1860 mdpl), G. Watubangil (2196 mdpl), G. Obeng-obeng (1993 mdpl), G. Kendil (1887 mdpl), dan, G. Argoklono (1772 mdpl).
Di wilayah Nganjuk ada G. Jogopogo (2220 mdpl), G. Wilis Wilboz (2330 mdpl), G. Tapan sewelas (1283 mdpl), G. Mloloseketip (1270 mdpl), G. Lekerasu (1290 mdpl), dan G. Cumpleng (1375 mdpl).
Di wilayah Madiun: Pk. G. Bendo 1170 mdpl, pk. G. Manyutan 1565 mdpl, pk. G. Bulur 852 mdpl, pk. G. Kayurubung 1518 mdpl, pk. G. Kemamang, 1463 mdpl, dan pk. G. Seklajar 1295 mdpl.
Di wilayah Ponorogo: Pk. G. Dorowati 2207 mdpl, pk. G. Merning 2204 mdpl, pk. G. Argo Tawang 2284 mdpl, pk. G. Tugel 2174 mdpl, pk. G. Argo Kalang 2142 mdpl, pk. G. Wilis Zuid 1850 mdpl, pk. G. Dudha Karim 1894 mdpl, pk. G. Jeding 1612 mdpl, pk. G. Tumpak Candu 1602 mdpl, pk. G. Gayungan 1266 mdpl, pk. G. Beser 1328 mdpl, pk. G. Patuk Banteng 1630 mdpl, pk. G. Wader Gandul 1405 mdpl, pk. G. Banyon 1175 mdpl, pk. G. Picis 1170 mdpl, pk. G. Segogor 1181 mdpl, dan pk. G. Kemlandingan 1379 mdpl.
Di wilayah Trenggalek: Pk. Ngrembes 1332 mdpl dan pk. G. Sangku 1890 mdpl.
Di wilayah Tulungagung: Pk. G. Wilis Wilbur 2104 mdpl dan pk. G. Ngesong 1888 mdpl.
Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja.

Read More

Monday, June 29, 2015

Air Terjun Watu Lumbung dan Tetes Embun, Pesona di Antara Belantara

  1 comment
12:50:00 PM

 Bulan ini, Gunung Wilis kembali membuka tabirnya. Sebagaimana diketahui, lereng Gunung Wilis banyak menyembunyikan keindahan alam, terutama panorama air terjun. Selain Air Terjun Sedudo dan Air Terjun Singokromo yang sudah ramai dikunjungi wisatawan, setidaknya ada 10 Air Terjun lain yang masih jarang terjamah. Jumlah itu dipastikan bertambah setelah dua Air-Terjun-baru ditemukan oleh warga Desa Bendolo, Kecamatan Sawahan, yakni Air Terjun Watu Lumbung dan Air Terjun Tetes Embun.

Penemuan dua air terjun ini direspon positif oleh warga. Sebagai mana dikutip di laman www.adakitanews.com, Kepala Desa Bendolo, Salim, mengatakan, jarak kedua air terjun dari permukiman warga di Desa Bendolo, sejauh 6 kilometer. Untuk bisa ke lokasi tersebut, harus masuk ke kawasan hutan yang hanya bisa ditempuh jalan kaki atau hanya dengan menggunakan kendaraan roda dua dikarenakan medan yang sulit, licin, dan sempit.

“Untuk sementara, jalur menuju kedua lokasi air terjun memang masih tergolong berat. Oleh karena itu, warga dengan semangat yang tinggi berusaha membuka akses jalan menuju kawasan tersebut sejak sebulan ini,” jelasnya.

Berita ini juga dimuat di laman sindonews.com, sebagaimana dituturkan MNC Media yang meliput langsung ke lokasi. Warga terlihat bersemangat, bahu membahu, menyiapkan jalan setapak untuk akses menuju ke dua air terjun itu. Warga berharap dua air terjun itu menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke desa mereka, Desa Bendolo.

Pesona air terjun setinggi 50 meter ini memang menakjubkan. Berada di tengah hutan belantara yang masih perawan air terjun ini menawarkan keasrian. Dinamakan Watu Lumbung karena di atas air terjun, konon, terdapat sebuah batu besar yang mirip dengan lumbung padi.

Sedang untuk air terjun yang satu lagi, aksesnya masih sangat terbatas dan cenderung berbahaya. Untuk menuju kesana, kita harus melewati tebing curam yang di bagian bawahnya terdapat jurang yang menganga. Selain lebih tinggi, sekitar 75 meter, Air Terjun Tetes Embun menawarkan kewajiban alam yang sangat luar biasa. Bayangkan, tetesan hujan yang terus menerus dari atas rerimbunan hutan meski sedang kemarau sekalipun. Fenomena inilah yang mendasari penamaan Air Terjun Tetes Embun.

Melihat banyaknya air terjun yang sudah ditemukan di lereng Gunung Wilis ini, tidak mustahil ke depan akan ditemukan kembali air terjun yang lain. Dengan jumlah air terjun yang bertambah, juga memungkinkan pengembangan kawasan Lereng Gunung Wilis menjadi kawasan surganya pencinta air terjun Indonesia, bahkan di dunia. Seperti juga diungkapkan oleh Kepala Desa Bendolo bahwa warga berharap komitmen pemerintah untuk membantu mengangkat potensi Air Terjun Watu Lumbung dan Air Terjun Tetes Embun menjadi wisata andalan Kabupaten Nganjuk.







sumber:
1. http://daerah.sindonews.com/read/1012598/23/warga-nganjuk-temukan-dua-air-terjun-baru-1434323893
2. http://www.adakitanews.com/dua-air-terjun-perawan-di-lereng-gunung-wilis/
3. gambar: instagram @explorenganjuk

Read More

Sunday, June 28, 2015

GoPincuk, Kaos Rasa Nganjuk

  1 comment
11:16:00 AM



Sebagai orang Nganjuk, barang kali kita sering bertanya-tanya, apa sih khasnya Nganjuk? sesuatu yang bisa dijadikan oleh-oleh atau buah tangan gitu lho. . . berikut beberapa alternatifnya . . .

1. Zaman sekarang, syarat wajibnya jalan-jalan adalah foto, makanya, kurang pas rasanya ke Nganjuk tanpa mampir berfoto di Air Terjun Sedudo atau objek wisata lainnya. Jangan lupa share di instagram atau medsos yang lainnya ya . .. . #Nganjuk. Lumayan buat gaya-gayaan, tapi bukan buah tangan.
2. Yang tak kalah wajib adalah wisata kuliner. Menikmati Nganjuk melalui makanannya. Ada Nasi Becek, Asem-Asem Nganjuk, Sego Pecel, atau jajanan seperti Sari Mawar dan Dumblek. Sayangnya, kuliner di Nganjuk lebih tepat untuk di santap di tempat, bukan dibawa-bawa.

Nah, ini ada yang bisa dibawa-bawa, bahkan dipakai-pakai, GoPincuk, Kaos Rasa Nganjuk. Bukan kuliner, tapi kaos kuliner.

GoPincuk merupakan pelopor propaganda busana, cinta Nganjuk. Melalui desainnya yang kreatif, GoPincuk mengajak kita semua untuk berbangga menjadi Nganjuk. Tidak hanya itu, GoPincuk berupaya mengenalkan kuliner khas Nganjuk ke sebanyak mungkin orang dengan cara seenak mungkin. Kalimat "witing tresno jalaran soko kuliner." dapat mewakili ide bisnis GoPincuk. Mengenalkan Nganjuk melalui promosi kuliner, medianya kaos. Mengapa kaos? Harus disadari, Kaos adalah media promosi yang luar biasa, karena kaos dapat menjangkau kemana saja mengikuti si pemakai kaos (mungkin karena itu juga kaos parpol selalu ramai jelang pemilu). Selain itu, kaos adalah busana yang nyaman dipakai siapa saja, tua-muda, pria-wanita, yang artinya ceruk pasarnya besar. Perpaduan antara eksistensi dan potensi itu membangun optimisme bisnis GoPincuk.

GoPincuk telah menjajakan kaos kulinernya sejak 2012. Pasang-surut bisnis sudah pernah dirasakan Mas Suryanto, Founder GoPincuk. Hingga kini, menapaki tahun keempat GoPincuk semakin kuat dan mengakar di masyarakat Nganjuk. Produksinya yang sudah mencapai angka puluhan ribu, menyebar dari Nganjuk ke seluruh Nusantara bahkan Dunia. Diceritakan oleh Mas Sur, langganannya banyak yang sedang berada di korea, bahkan eropa.

Liputan GoPincuk oleh Radar Nganjuk pada 2013

 Kaos yang diproduksi GoPincuk adalah kaos-kaos kualitas premium. Bahannya Combed 30S soft. Perlu diketahui, untuk kain Combed, semakin tinggi angkanya semakin tipis bahannya, tapi semakin nyaman digunakan. Selain itu, sablonnya menggunakan sablon yang gak luntur, salah satunya sablon dengan jenis superwhite yang rata dengan permukaan kain. Jelas, produk yang berkualitas.

Menurut Mas Suryanto, nama GoPincuk dipilih karena beliau memang menyukai  Sego Pecel Pincuk dan ingin mengabarkan ke semua, enaknya (se)Go Pincuk Nganjuk.

"Gopincuk ada 3arti mas,yg 1 segopecel yg di pincuk/gopincuk,itu slh 1menu yg sy sukai dan sy abadikan mjd brand,2 gopincuk artinya go=pergi/menuju,mkstnya doa sy gopincuk kelak bisa go nasional minimal,3 go=lets go pincuk,artinya ajakan ayo makan segopincuk hehe"


(Suryanto, Founder GoPincuk)

Produk GoPincuk dapat dimiliki dengan datang ke Tokonya Langsung, di Kios OSTOR Jalan Lurah Surodarmo 21 Bogo, Nganjuk (depan Optik Nusa). Kurang lebih 150m sebelah barat RSUD Nganjuk. Atau, bagi yang sedang merantau, bisa menghubungi kami, Nurhuda, 085649541460 (Telp/SMS/WA).


Nah, kabar gembiranya, sebentar lagi, GoPincuk akan Ready Stock untuk desain dibawah ini . . .


Pastikan kamu memilikinya, memakai kaosnya, menikmati kulinernya, dan mencintai kotanya . . .

Selain kaos Rasa Nganjuk, GoPincuk juga memproduksi batik ekslusif dengan desain custom. Artinya setiap pelanggan akan didesainkan batik dengan motif sesuai pesanan dengan jaminan motifnya tidak akan sama dengan desain yang pernah ada. Dan, hanya diproduksi untuk pemesan, tidak diproduksi secara masal.


Semoga brand lokal Nganjuk ini segera berada sejalur dengan brand-brand yang sudah dikenal luas seperti JOGER dan DAGADU.








Read More

Thursday, November 27, 2014

Berita: Jamasan Pusaka

  No comments

Thursday, February 5, 2015

Air Terjun Sedudo Nganjuk Versi Masa Depan

  No comments
1:41:00 PM


Ada yang familiar dengan gambar di atas? Kamu benar, gambar itu adalah Air Terjun Sedudo. Beda ya? Sebenarnya bukan beda. Ijinkan kami menjelaskannya. . .

Jadi gini, teman kami, Festyagusti Hardikasari beberapa tahun yang lalu berlibur ke masa depan. Nah, pas balik ke masa kini, dibawalah gambar-gambar Sedudo dari masa depan sebagai oleh-oleh untuk kita semua. Baiknya. . .
 Taraaaaaaa. . . . .
Seperti inilah wujudnya .. . .
-Air Terjun Sedudo Versi Masa Depan-

Read More

Thursday, November 27, 2014

Menguak Sejarah Makam Desa Ngliman

  No comments
9:59:00 AM


Pintu gerbang makam wetan

 Ngliman, adalah salah satu desa di Kabupaten Nganjuk yang terkenal akan keindahan alam, budaya serta tempat-tempat bersejarah. Salah satu tempat bersejarah di Desa Ngliman yang sering dikunjungi oleh wisatawan dalam maupun luar kota adalah makam Ki Ageng Ngaliman, dimana makam tersebut berada di dua tempat dengan sebutanya masing – masing yaitu Makam Gedong Kulon dan Makam Gedong Wetan. Berdasarkan data dan informasi yang direkam oleh Tim Penelusuran Sejarah Ngliman yang melibatkan berbagai nara sumber baik yang berada di daerah Ngliman

Read More

Monday, November 14, 2016

Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo Nganjuk

  No comments
4:28:00 PM


http://www.maringetrip.com/2016/04/bukit-watu-lawang-nganjuk.html
Para pengunjung yang berebut untuk mandi percaya bahwa air dari Air terjun Sedudo memiliki berbagai khasiat magis. Kepercayaan mengenai khasiat air Sedudo tidak lepas dari sejarah/mitos terjadinya Sedudo. Ada beberapa versi mengenai mitos tersebut. Berikut uraiannya :
Versi I : Terjadinya Air Terjun Sedudo berkaitan dengan mitos Sanak Pogalan.
Sanak Pogalan adalah petani tebu yang harus menelan kecewa dari penguasa. Dia pun bertapa disekitar sumber Air Terjun Sedudo lereng Gunung Wilis dan berupaya membuat sumber air yang besar untuk menenggelamkan Nganjuk. Note : konon ini juga merupakan salah 1 versi dari cerita tentang Sanak Pogalan.
Versi II : Di era Kerajaan Kadiri, seorang Resi bernama Curigonoto bermaksud menjadikan kawasan Sedudo sebagai hutan rempah. Kemudian ia pun memohon pada penguasa Kadiri untuk mengirimkan benih rempah kepadanya. Permohonannya pun dikabulkan, namun saat dikirimkan secara tiba-tiba bibit tersebut tumpah disekitar sumber Air Terjun Sedudo. Kemudian tanaman rempah pun tumbuh subur di sekitar sumber. Karena mitos-mitos itulah banyak pengunjung yang meyakini khasiat dari Air Terjun Sedudo. Prosesi mandi air di Sedudo ini dipercaya sudah berlangsung turun-temurun sejak jaman Kerajaan Majapahit, namun baru sekitar tahun 1987 prosesi ini dikemas sebagai kalender budaya dan berlangsung hingga sekarang. Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman terkenal kaya akan rempah-rempah, hal ini bisa dilihat dari jalan menuju Air Terjun Sedudo, banyak dijumpai pohon cengkeh yang berkualitas tinggi. Jika kita mendengar wisata air terjun Sedudo yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan ini, akan selalu muncul dibenak kita jika air terjun ini mempunyai banyak khasiat, salah satunya adalah menjadi obat awet muda. Hal ini banyak diyakini masyarakat sekitar, juga masyarakat diluar Nganjuk. Terbukti jika wisata air terjun ini tak pernah sepi dari pengunjung. Baik yang hanya sekedar ingin menikmati pemandangannnya yang indah, atau memang sengaja ingin membuktikan mitos yang banyak berkembang itu. Namun tak banyak yang tahu apa yang menyebabkan air terjun yang berada di Kab Nganjuk bagian selatan itu mempunyai mitos seperti ini. Kalangan sejarah menilai, mitos ini berdasar atas sejarah terbentuknya air terjun itu dan kajian ilmiah. Harimintadji, salah satu tokoh sejarah di Nganjuk mengungkapkan ada sejarah dan perkiraan secara ilmiah tentang mitos itu. Dari tinjauan sejarah, saat itu air terjun Sedudo dibuat oleh salah satu tokoh warga sekitar bernama Sanak Pogalan. Ia merupakan petani tebu yang harus menelan kecewa dari peenguasa jaman itu. Karena kekecewaannya inilah, ia kemudian menjadi pertapa disekitar sumber air terjun Sedudo. Dalam pertapaannya, ia berniat untuk menenggelamkan Kota Nganjuk dengan membuat sumber air yang sangat besar. "Dia bersumpah untuk menggelamkan desanya itu. Dan dibuatlah sumber air yang sangat besar", tuturHarmintadji, yang pernah menjabat sebagai Wedoro Kabupaten Nganjuk itu. Karena kesucian Sanak Pogalan inilah, sebagian warga meyakini jika sumber air terjun Sedudo, mengandung beberapa khasiat, salah satunya menjadi obat awet muda. "Menurut sejarahnya sih begitu," tambah Harmintadji. Selain tentang sejarah, ia juga menduga jika secara ilmiah khasiat obat awet muda dari air terjun Sedudo ini bisa diraba. Menurutnya, versi lain dari terjadinya Air Terjun Sedudo, pada jaman kerajaan dulu, ada tokoh bernama Resi Curigonoto yang sengaja mengasingkan diri di atas lokasi air terjun. Dalam pengasingannya itu, Resi Curigonoto berniat untuk menjadikan hutan itu sebagai kebun rempah-rempah. Karena menganggap jika tanah hutan, bisa menjadi media yang sangat bagus untuk mengembangkan rempah-rempah yang saat itu menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Resi Curigonoto lantas meminta Raja Kerajaan Kadiri untuk mengirim rempah-rempah ke tempat pengasingannya itu. Namun, tak begitu jauh dari tujuannya, tiba- tiba gerobak-gerobak yang mengangkut rempah-rempah itu terguling diantara sumber air terjun Sedudo. "Lalu rempah-rempah ini tumbuh subur hingga memenuhi hutan yang menjadi tempat sumber air terjun Sedudo",tambahnya. Sehingga, lanjut pria yang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1964 itu, air yang mengalir keair terjun Sedudo banyak mengandung rempah-rempah itu. "Secara otomatis, rempah- rempah ini mampu menjadi obat yang multi khasiat, salah satunya adalah membuat wajah tampak bersih. Sehingga kelihatan awet muda",katanya. Mitos ini juga dijunjung tinggi oleh Pemkab Nganjuk sendiri. Buktinya, setiap bulan Syuro, Pemkab Nganjuk menggelar ritual "Siraman". Dimana akan banyak masyarakat Nganjuk yang mandi bersama di lokasi wisata air terjun ini. "Memang budaya siraman ini menjadi agenda tahunan Pemkab Nganjuk. Selain untuk menarik wisatawan, juga untuk melestarikan budaya yang sudah ada ratusan tahun silam, obyek wisata alam dan mempunyai daya tarik wisatawan dari luar daerah.

Selamat Berlibur di Nganjuk Kidul Sawahan

Read More

Sunday, August 28, 2016

7 Tempat Wisata yang Sedang Hits di Nganjuk

  No comments
3:45:00 PM

Nganjuk merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Terkenal dengan julukan kota angin, tempat ini sangat potensial untuk dijadikan tempat bercocok tanam. Kota angina ini cukup menyimpan wisata yang bakal memanjakan matamu dikala weekend atau bahkan hari libur lainnya. Intip yuk, beberapa contoh wisata yang bisa di jadiin tempat berlibur di bawah ini :


1. Indahnya Air Terjun Singokromo

Memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter dengan suasana yang cukup sejuk dan tentunya bisa dijadikan tempat liburang yang menyenangkan. Air Terjun Singokromo berada di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan. Air terjun yang satu ini termasuk yang belum dikelola oleh pemerintah untuk tempat wisata. Alsan ini membuat jalan menuju lokasi menjadi agak sulit. Untuk mencapai lokasi air terjun ini para traveler hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua. Setelah itu harus jalan kaki sekitar 500 meter atau ditempuh dalam waktu 15 menit.
2. Tak Puas di Air Terjun Singokromo, Belok Aja Ke Sendang Putri Wilis

Hati-hati dengan Sendang Putri Wilis, anda bakalan terpesona dengan alam yang ada disana. Suasana yang khas lereng gunung, membuat para traveler bisa menikmati alaminya air di sini. Lokasi air terjun ini juga sama dengan lokasi air Terjun Singokromo. Untuk menikmati keindahan di sini anda cukup mengeluarkan kocek sebesar 5000 rupiah.
3. Main-main di Grojogan Sumbermiri Yuk

Grojogan Sumbermiri terletak di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Tempat ini ini masih jarang didatangi oleh orang-orang. Dengan alasan itulah maka sudah sewajarnya tempat ini cukup dijadikan tempat para traveler untuk menyepi dari keramaian. Cukup dengan harga 5000 rupiah anda sudah bisa menkmati dan bahkan memarkirkan kendaraab anda. Jangan lupa bawa bekal sendiri, karena tempat ini belum memiliki warung
4. Waktunya Belok Ke Air Terjun Sumbermanik Aja.

Lokasinya berada di Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Jalan ke tempat ini bisa dibilang masih sulit tapi para traveler bisa mengandalkan warga daerah sini untuk menemani perjalanan anda menuju lokasi air terjun. Dari Desa Blongko, para traveler akan melewati akses yang cukup terjal dan berbatu, jadi harus hati-hati ya. Jangan kuatir travelers, semua capek mu alam terbayar lunas ketika sudah berada di air terjun setinggi 35 meter ini. Pasti seger dah.
5. Berfoto Ria di Bukit Batu Ngroto 

Lokasinya berada di Dukuh Ngroto, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Tempat ini bisa dibilang sedang hangat dibicarakan para muda mudi nganjuk. Lokasi bukit ini tidak jauh dari jalan raya Sedudo-Sawahan. Tempat ini memperlihatkan panorama khas lereng Gunung Wilis yang menyejukkan mata. Untuk mencapai tempat ini, dari Kota Nganjuk arahkan kendaraan para travelers ke Sawahan Ngroto. Lewat ini anda bisa mengandalkan warga sekitar, pasti diantarkan dah
6. Rame-rame di Taman Pandan Wilis

Taman ini baru resmi dibuka pada tahun 2015 lalu. Namanya sendiri diambil dari Pegunungan Wilis yang merupakan pesona kota Angin saat ini. Taman Wilis berada di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk Kota, Kabupaten Nganjuk. Taman ini menjadi pilihan bagi warga sekitar bahkan muda-mudi yang ada disekitar tempat ini.

7. Pura Kerta Bhuwana

Tahukah anda dengan Pura Kerta Bhuwana ini? Usut punya usut Pura ini adalah Pura yang paling tua di Pulau Jawa. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Wilis, membuat tempat ini cocok untuk beristirahat sejenak merasakan kesejukan yang ada. Kemolekan Pura ini pun bisa di jadikan lahan untuk mempercantik foto-foto di instagram loh.
Nah itulah ke tujuh tempat yang bakalan memanjkan mata kalian saat berada di Kota Nganjuk. Jangan lupa dating ya guys, dan jangan pernah merusak destinasi yang indah ini.

Sumber : http://ngadem.com/tempat-wisata-ini-lagi-hits-banget-di-nganjuk/

Read More

Friday, July 15, 2016

Nikmati Indahnya "Kota Angin" Jawa Timur

  No comments
12:46:00 AM

Kota angin, itulah sebutan yang selalu disematkan pada kabupaten Nganjuk. Nganjuk merupakan salah satu kabupaten yang ada di daerah Jawa Timur. Wilayahnya berada di dataran rendah, membuat daerah ini memiliki struktur tanah yang subur sehingga cocok untuk bertanam.

Tenar dengan sebutan kota angina dikarenakan daerah ini diapit oleh Gunung Wilis dan pegunungan Kendeng, yang menyebabkan hembusan angin cukup kuat.

Usut punya usut, Nganjuk ternyata memiliki daya tarik wisata bagi para traveler yang masi bingung dengan destinasi yang akan di tuju. Tak hanya alam yang memiliki daya tarik, Nganjuk pun memiliki sejarah dan juga kuliner yang mantap. Mari kita lirik beberapa wisata di Kota Angin ini

1. Indahnya Air terjun merambat di Roro Kuning


Anggunnya air terjun Rorokuning via tatikmentik.blogspot.com
Tempat ini merupakan salah satu tujuan wisata bagi warga sekitar. Fasilitas yang tersedia pun sudah diperbaiki terus menerus. Mulai dari outbound hingga kolam renang.

2. Megahnya Air terjun Sedudo, Gunung Wilis
Berada di Desa Ngliman, air terjun ini harus di tempuh pada jarak 30 km dari pusat kota nganjuk. Berdasarkan cerita yang beredar disana, konon katanya jika anda berkunjung dan mandi di air terjun tersebut pada bulan Sura, maka wajah anda akan awet muda. Cerita tersebut sudah diwariskan sejak zaman Majapahit.

3. Nikmati Derasnya air terjun Singokoromo

Deras sekali air terjunnya via agungpambudi72-sejarahdanperistiwa.blogspot.com
Destinasi ini harus anda kunjungi karenan pemandangan alam dan juga aliran airnya yang cukup deras. Padahal hanya memiliki ketinggian sekitar 20 m saja.

4. Menyukai hal-hal berbau klenik? Kunjungi Saja Gua Margo Tresno

Gua Margo Trisno dikenal sebagai tepat untuk mencari berkah bagi para warga sekitar. Jangan heran jika saat melihat gua ini anda merasakan nuansa mistik yang cukup kuat.

5. Kunjungi Makam Hayam Wuruk di Candi Ngetos


Candi yang diperkirakan merupakan Makam Hayam Wuruk
Tempat ini dipekirakan menjadi tempat peristirahatan terakhir sanga Raja Majapahit, Hayam Wuruk.

6. Kentalnya Budaya Tiongkok di Klenteng Hok Yoe Kiong


7. Mengunjungi salah satu masjid tertua di Nganjuk

Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, masjid ini dibangun pada tahun 1745 Masehi. Masjid ini terletak di barat Lapangan Berbek kota Nganjuk. Pada waktu itu, masjid ini masih menggunakan atap berupa ijuk dan lantainya berupa adukan tanah liat dan kapur. Meski telah beberapa kali mengalami pemugaran, namun beberapa bagian masjid ini masih terjaga keasliannya seperti mimbar, bedug, serta beberapa ornamen seperti kerangka-kerangka yang terbuat dari kayu jati.

9. Nikmatnya Nasi Becek Nganjuk

Nasi satu ini mirip dengan soto, akan tetapi kuah yang di pakai lebih kental daripada biasanya. Karenanya akan lebih mirip dengan gulai atau kari. Nasi becek khas nganjuk ini dilengkapi dengan sate kambing yang telah ditusuk oleh sate.

10. Mantapnya Dumbleg
 Dubleg merupakan makanan yang mirip dengan dodol. Memiliki cita rasa yang manis dan legit. Sudah jarang memang yang ngejual, akan tetapi bagi yang ingin mencicicpi makanan jenis ini bisa dating langsung ke pasar-pasar tradisional seperti di pasar rejoso.

11. Nganjuk Punya onde-onde Njeblos Loh

Onde-onde yang bisa ketawa via www.timnhanhanh.com
Onde-onde khas nganjuk ini ternyata tidak memiliki isian sebagimana umumnya. Onde-onde ini dipanggil njeblos karena bentuknya mirip dengan bolu kukus bahkan mirip seperti orang ketawa.

12. Krupuk Upil

Tidak boleh jijik dengan namanya ya. Meski namanya tidak telalu bagus, yang pasti kerupuk ini tidak digoreng menggunkan minyak seperti umunya. Kerupuk ini di goring menggunakan pasir.

Jadi kapan anda mau datang ke kota ini?

Sumber : http://www.hipwee.com/travel/indahnya-kabupaten-nganjuk-yang-membuat-kota-angin-ini-wajib-dikunjungi/

Read More

Sunday, March 8, 2015

Gedong Pusaka: Museum Pusaka Ki Ageng Ngaliman

  No comments
8:16:00 PM




Manusia kini begitu dimudahkan dengan berbagai teknologi. Sebut saja smartphone yang saat ini menjadi senjata utama kita. Begitu hebatnya smartphone sehingga nyaris semua masalah dapat kita pecahkan dengan aplikasi di dalamnya. Mau cari info, bikin video, ambil foto, bahkan mau jadi kaya (baca Let's Get Rich!) semua bisa dengan senjata bernama smartphone. Jauh sebelum smartphone ditemukan, manusia telah akrab dengan yang namanya senjata. Tidak canggih, tapi senjata itu justru sangat ampuh. Kita menyebutnya sebagai pusaka. Bentuknya bisa berupa jimat, keris, tombak, atau bentuk lainnya.

Sebagai orang yang memiliki kesaktian, Ki Ageng Ngaliman tentunya juga  "mengoleksi" berbagai macam pusaka. Pusaka tersebut menjadi penanda kesaktian juga keberadaan Ki Ageng Ngaliman. Pusaka tersebut ialah bukti fisik kehebatan Ki Ageng Ngaliman. Logikanya seperti ini, Pusaka-pusaka itu tentu dibuat oleh seseorang. Seseorang itu tentunya adalah seorang yang sakti mandraguna. Dan kita menyakini seseorang itu bernama Ki Ageng Ngaliman.

Pusaka-pusaka itu kini disimpan di Gedong Pusaka. Letaknya persis di depan Kantor Desa Ngliman, di sebelah Loket Wisata Air Terjun Sedudo. Konon, Gedong Pusaka ini di bangun di atas tanah peninggalan Ki Ageng Ngaliman. Sehingga sangat dikeramatkan oleh warga Ngliman. Tidak sembarang orang dapat masuk ke Gedong itu.

Sayangnya, beberapa orang tak berhak pernah masuk dan memindahkan beberapa pusaka tersebut dan hanya menyisakan beberapa pusaka sebagai berikut:
- Kyai Srabat (hilang tahun 1976)
- Kyai Endel (hilang tahun 1976)
- Kyai Berjonggopati (hilang tahun 1949)
- Kyai Trisula (hilang tahun 1949)
- Kyai Kembar
- Eyang Bondan (dalam bentuk wayang)
- Eyang Bethik (dalam bentuk wayang)
- Eyang Jokotruno (dalam bentuk wayang)
- Kyai Panji (dalam bentuk wayang)
- Nyai Dukun (dalam bentuk wayang)
- Kamar 1 buah (mungkin maksudnya semacam ranjang)
- Kotak wayang kayu
- Terbang
- Dua Almari Pusaka
- Tempat Plandean Tumbak

 Bagi kita orang awam, dapat melihat langsung pusaka-pusaka itu di bulan Suro ketika diadakan Kirap Pusaka maupun Jamasan Pusaka.

Read More

Ki Ageng Ngaliman menurut Warga Ngliman

  No comments
7:40:00 PM

Di tulisan sebelumnya, silakan cek di sini, 3 versi mengenai siapa sebenarnya Ki Ageng Ngaliman telah dibahas. Kali ini, akan kami sajikan versi lain yang entah benar atau salah tapi diyakini kebenarannya oleh warga ngliman. Siapa Ki Ageng Ngaliman menurut warga Desa Ngliman? Tulisan ini dituturkan oleh pemuda asli Desa Ngliman.

Semua berawal dan akan berakhir. Begitu juga dengan Desa Ngliman. Awalan yang tidak kami ketahui secara pasti. Sumber kami hanyalah cerita turun temurun tentang sebuah makam yang dikeramatkan. Orang bilang, Makam itu ialah makam Ki Ageng Ngaliman. Dari namanya, kami meyakini beliau adalah seorang yang mulia dan dimuliakan. Ngaliman bisa jadi berasal dari kata alim yang artinya orang yang saleh, berilmu. Maka, beliau berilmu, baik ilmu agama maupun ilmu kanuragan. Seorang yang memiliki ilmu kanuragan ataupun kesaktian diidentikkan dengan pusaka. Maka, Gedong Pusaka menjadi bukti nyata, tempat menyimpan Pusaka yang diyakini milik Ki Ageng Ngaliman. Karena kesaktiannya pula, beliau memiliki banyak murid yang kata orang dilatih di Padepokan bernama Sedepok. Tidak heran, setiap waktu tertentu banyak orang berdatangan mengunjungi Sedepok. Seperti layaknya kisah orang sakti yang kita ketahui, mereka sering bertapa. Dan Air Terjun Sedudo diyakini sebagai tempat pertapaan Ki Ageng Ngaliman. Mereka yang meyakini hal itu, berbondong-bondong datang ke Sedudo di malam satu suro. . . . Yah, Akhirnya, Bagi kami beliau adalah leluhur telah menyebarkan ilmunya, ilmu agama maupun ilmu budaya. Dan kami, keturunannya. . . . .

Siapa Ki Ageng Ngaliman menurutmu? tulis di kolom komen ya . . ..

Makam Ki Ageng Ngaliman

Gedong Pusaka

Sedepok

Air Terjun Sedudo


Read More