Showing posts sorted by relevance for query wisata. Sort by date Show all posts

Saturday, November 29, 2014

Berita: Ritual Budaya Siraman Sedudo

  1 comment
7:06:00 PM

Berita ini dikutip dari soloraya.com, tentang pelaksanaan Ritual Budaya Siraman Sedudo

Read More

Sunday, March 19, 2017

Sedudo Masuk Detikdotcom

  1 comment
2:26:00 PM

Berikut kami salinkan tulisannya. Tulisan ini merupakan tulisan dari Enggran Eko Budianto, yang dimuat di detikTravel di Link berikut ini. Silakan mengunjungi link tersebut untuk sumber asli tulisannya.

Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)

Nganjuk - Akhir pekan telah tiba, saatnya melepaskan penat dari rutinitas pekerjaan. Di Nganjuk, Jawa Timur terdapat air terjun Sedudo yang menyegarkan. Yuk ke sini!

Air terjun yang memiliki ketinggian kurang lebih 105 meter ini, terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan tepatnya terletak di Gunung Wilis pada ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut (MDPL). Lokasi ini sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Nganjuk. Para wisatawan dijamin tidak akan tersesat, karena masih banyak dijumpai angkutan yang bisa diakses secara mudah.

Kawasan wisata Air Terjun Sedudo ini menyuguhkan berbagai keindahan alam. Keelokan air terjun dengan debit air yang cukup deras menghasilkan suara dentuman yang indah, air yang mengalir pun terbilang jernih. Di sini, para pengunjung bisa dengan puas bermain, mandi atau pun hanya sekedar mengabadikan momen. 

Tak perlu takut kelaparan, karena di lokasi ini banyak dijumpai penjual makanan. Uniknya, para pedagang di sini menjajakan makanan tradisional yang melekat sebagai identitas daerah. Mulai dari klepon, cenil, getuk, telo wungu, ketan hitam, dan tiwul. Namun ada juga pedagang yang menjual nasi jagung yang lengkap dengan sayur, ikan asin dan rempeyek.


Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)

Bahkan untuk kenyamanan para pengunjung, lokasi wisata ini dilengkapi dengan area parkir, kamar mandi, area ganti, tempat istirahat, dan mushola. Sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir bilang ingin menghabiskan waktu tanpa harus memikirkan tempat untuk duduk ataupun ganti baju. 

Keindahan alam Air Terjun Sedudo ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Maharani warga Surabaya. Menurutnya, alam yang masih asri dan sejuk bisa sejenak melupakan rutinitas yang padat."Pemandangannya bagus, jadi tidak menyesal meskipun berangkat dari Surabaya sejak pagi," kata perempuan 24 tahun ini kepada detikTravel, Sabtu (18/3/2017) kemarin.


Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)


Harga tiket masuk ke tempat wisata ini terbilang murah, yakni dengan dibandrol harga Rp 5.500 dihari biasa dan Rp 10.500 ketika hari libur. Biaya itu sudah termasuk asuransi dati Jasa Raharja bila terjadi kecelakaan di dalam area wisata. 

Harga yang terjangkau dengan berbagai fasilitas yang menunjang, membuat warga Gedeg, Mojokerto rela menempuh perjalanan kurang tiga jam demi menikmati keindahan alam ini. Meski pun pada awalnya mengetahui wisata Air Terjun Sedudo ini dari sosial media, namun hal itu terbayar lunas ketika melihat secara langsung. 

"Kebetulan ini pertama kali saya ke sini, katanya bagus makanya cari informasinya dari Facebook. Dan ternyata benar, pemandangannya bagus, tempatnya nyaman, aksesnya juga mudah dan terpenting biayanya murah," katanya.
Foto: (Enggran Eko Budianto/detikTravel)


Read More

Sunday, August 28, 2016

7 Tempat Wisata yang Sedang Hits di Nganjuk

  No comments
3:45:00 PM

Nganjuk merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur. Terkenal dengan julukan kota angin, tempat ini sangat potensial untuk dijadikan tempat bercocok tanam. Kota angina ini cukup menyimpan wisata yang bakal memanjakan matamu dikala weekend atau bahkan hari libur lainnya. Intip yuk, beberapa contoh wisata yang bisa di jadiin tempat berlibur di bawah ini :


1. Indahnya Air Terjun Singokromo

Memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter dengan suasana yang cukup sejuk dan tentunya bisa dijadikan tempat liburang yang menyenangkan. Air Terjun Singokromo berada di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan. Air terjun yang satu ini termasuk yang belum dikelola oleh pemerintah untuk tempat wisata. Alsan ini membuat jalan menuju lokasi menjadi agak sulit. Untuk mencapai lokasi air terjun ini para traveler hanya bisa menggunakan kendaraan roda dua. Setelah itu harus jalan kaki sekitar 500 meter atau ditempuh dalam waktu 15 menit.
2. Tak Puas di Air Terjun Singokromo, Belok Aja Ke Sendang Putri Wilis

Hati-hati dengan Sendang Putri Wilis, anda bakalan terpesona dengan alam yang ada disana. Suasana yang khas lereng gunung, membuat para traveler bisa menikmati alaminya air di sini. Lokasi air terjun ini juga sama dengan lokasi air Terjun Singokromo. Untuk menikmati keindahan di sini anda cukup mengeluarkan kocek sebesar 5000 rupiah.
3. Main-main di Grojogan Sumbermiri Yuk

Grojogan Sumbermiri terletak di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Tempat ini ini masih jarang didatangi oleh orang-orang. Dengan alasan itulah maka sudah sewajarnya tempat ini cukup dijadikan tempat para traveler untuk menyepi dari keramaian. Cukup dengan harga 5000 rupiah anda sudah bisa menkmati dan bahkan memarkirkan kendaraab anda. Jangan lupa bawa bekal sendiri, karena tempat ini belum memiliki warung
4. Waktunya Belok Ke Air Terjun Sumbermanik Aja.

Lokasinya berada di Desa Blongko, Kecamatan Ngetos, Nganjuk. Jalan ke tempat ini bisa dibilang masih sulit tapi para traveler bisa mengandalkan warga daerah sini untuk menemani perjalanan anda menuju lokasi air terjun. Dari Desa Blongko, para traveler akan melewati akses yang cukup terjal dan berbatu, jadi harus hati-hati ya. Jangan kuatir travelers, semua capek mu alam terbayar lunas ketika sudah berada di air terjun setinggi 35 meter ini. Pasti seger dah.
5. Berfoto Ria di Bukit Batu Ngroto 

Lokasinya berada di Dukuh Ngroto, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Tempat ini bisa dibilang sedang hangat dibicarakan para muda mudi nganjuk. Lokasi bukit ini tidak jauh dari jalan raya Sedudo-Sawahan. Tempat ini memperlihatkan panorama khas lereng Gunung Wilis yang menyejukkan mata. Untuk mencapai tempat ini, dari Kota Nganjuk arahkan kendaraan para travelers ke Sawahan Ngroto. Lewat ini anda bisa mengandalkan warga sekitar, pasti diantarkan dah
6. Rame-rame di Taman Pandan Wilis

Taman ini baru resmi dibuka pada tahun 2015 lalu. Namanya sendiri diambil dari Pegunungan Wilis yang merupakan pesona kota Angin saat ini. Taman Wilis berada di Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk Kota, Kabupaten Nganjuk. Taman ini menjadi pilihan bagi warga sekitar bahkan muda-mudi yang ada disekitar tempat ini.

7. Pura Kerta Bhuwana

Tahukah anda dengan Pura Kerta Bhuwana ini? Usut punya usut Pura ini adalah Pura yang paling tua di Pulau Jawa. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Wilis, membuat tempat ini cocok untuk beristirahat sejenak merasakan kesejukan yang ada. Kemolekan Pura ini pun bisa di jadikan lahan untuk mempercantik foto-foto di instagram loh.
Nah itulah ke tujuh tempat yang bakalan memanjkan mata kalian saat berada di Kota Nganjuk. Jangan lupa dating ya guys, dan jangan pernah merusak destinasi yang indah ini.

Sumber : http://ngadem.com/tempat-wisata-ini-lagi-hits-banget-di-nganjuk/

Read More

Saturday, November 29, 2014

Peringkat 6 tertinggi di Indonesia

  No comments
8:06:00 AM

Air Terjun Sedudo merupakan air terjun yang tuinggi. Berdasarkan wonderfullifeintheworld.blogspot.com, Sedudo ada di peringkat keenam di Indonesia. Luar biasa bukan? berikut peringkat lengkapnya.

Read More

Monday, November 14, 2016

Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo Nganjuk

  No comments
4:28:00 PM


http://www.maringetrip.com/2016/04/bukit-watu-lawang-nganjuk.html
Para pengunjung yang berebut untuk mandi percaya bahwa air dari Air terjun Sedudo memiliki berbagai khasiat magis. Kepercayaan mengenai khasiat air Sedudo tidak lepas dari sejarah/mitos terjadinya Sedudo. Ada beberapa versi mengenai mitos tersebut. Berikut uraiannya :
Versi I : Terjadinya Air Terjun Sedudo berkaitan dengan mitos Sanak Pogalan.
Sanak Pogalan adalah petani tebu yang harus menelan kecewa dari penguasa. Dia pun bertapa disekitar sumber Air Terjun Sedudo lereng Gunung Wilis dan berupaya membuat sumber air yang besar untuk menenggelamkan Nganjuk. Note : konon ini juga merupakan salah 1 versi dari cerita tentang Sanak Pogalan.
Versi II : Di era Kerajaan Kadiri, seorang Resi bernama Curigonoto bermaksud menjadikan kawasan Sedudo sebagai hutan rempah. Kemudian ia pun memohon pada penguasa Kadiri untuk mengirimkan benih rempah kepadanya. Permohonannya pun dikabulkan, namun saat dikirimkan secara tiba-tiba bibit tersebut tumpah disekitar sumber Air Terjun Sedudo. Kemudian tanaman rempah pun tumbuh subur di sekitar sumber. Karena mitos-mitos itulah banyak pengunjung yang meyakini khasiat dari Air Terjun Sedudo. Prosesi mandi air di Sedudo ini dipercaya sudah berlangsung turun-temurun sejak jaman Kerajaan Majapahit, namun baru sekitar tahun 1987 prosesi ini dikemas sebagai kalender budaya dan berlangsung hingga sekarang. Dibalik Mitos Air Terjun Sedudo, Desa Ngliman terkenal kaya akan rempah-rempah, hal ini bisa dilihat dari jalan menuju Air Terjun Sedudo, banyak dijumpai pohon cengkeh yang berkualitas tinggi. Jika kita mendengar wisata air terjun Sedudo yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan ini, akan selalu muncul dibenak kita jika air terjun ini mempunyai banyak khasiat, salah satunya adalah menjadi obat awet muda. Hal ini banyak diyakini masyarakat sekitar, juga masyarakat diluar Nganjuk. Terbukti jika wisata air terjun ini tak pernah sepi dari pengunjung. Baik yang hanya sekedar ingin menikmati pemandangannnya yang indah, atau memang sengaja ingin membuktikan mitos yang banyak berkembang itu. Namun tak banyak yang tahu apa yang menyebabkan air terjun yang berada di Kab Nganjuk bagian selatan itu mempunyai mitos seperti ini. Kalangan sejarah menilai, mitos ini berdasar atas sejarah terbentuknya air terjun itu dan kajian ilmiah. Harimintadji, salah satu tokoh sejarah di Nganjuk mengungkapkan ada sejarah dan perkiraan secara ilmiah tentang mitos itu. Dari tinjauan sejarah, saat itu air terjun Sedudo dibuat oleh salah satu tokoh warga sekitar bernama Sanak Pogalan. Ia merupakan petani tebu yang harus menelan kecewa dari peenguasa jaman itu. Karena kekecewaannya inilah, ia kemudian menjadi pertapa disekitar sumber air terjun Sedudo. Dalam pertapaannya, ia berniat untuk menenggelamkan Kota Nganjuk dengan membuat sumber air yang sangat besar. "Dia bersumpah untuk menggelamkan desanya itu. Dan dibuatlah sumber air yang sangat besar", tuturHarmintadji, yang pernah menjabat sebagai Wedoro Kabupaten Nganjuk itu. Karena kesucian Sanak Pogalan inilah, sebagian warga meyakini jika sumber air terjun Sedudo, mengandung beberapa khasiat, salah satunya menjadi obat awet muda. "Menurut sejarahnya sih begitu," tambah Harmintadji. Selain tentang sejarah, ia juga menduga jika secara ilmiah khasiat obat awet muda dari air terjun Sedudo ini bisa diraba. Menurutnya, versi lain dari terjadinya Air Terjun Sedudo, pada jaman kerajaan dulu, ada tokoh bernama Resi Curigonoto yang sengaja mengasingkan diri di atas lokasi air terjun. Dalam pengasingannya itu, Resi Curigonoto berniat untuk menjadikan hutan itu sebagai kebun rempah-rempah. Karena menganggap jika tanah hutan, bisa menjadi media yang sangat bagus untuk mengembangkan rempah-rempah yang saat itu menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Resi Curigonoto lantas meminta Raja Kerajaan Kadiri untuk mengirim rempah-rempah ke tempat pengasingannya itu. Namun, tak begitu jauh dari tujuannya, tiba- tiba gerobak-gerobak yang mengangkut rempah-rempah itu terguling diantara sumber air terjun Sedudo. "Lalu rempah-rempah ini tumbuh subur hingga memenuhi hutan yang menjadi tempat sumber air terjun Sedudo",tambahnya. Sehingga, lanjut pria yang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1964 itu, air yang mengalir keair terjun Sedudo banyak mengandung rempah-rempah itu. "Secara otomatis, rempah- rempah ini mampu menjadi obat yang multi khasiat, salah satunya adalah membuat wajah tampak bersih. Sehingga kelihatan awet muda",katanya. Mitos ini juga dijunjung tinggi oleh Pemkab Nganjuk sendiri. Buktinya, setiap bulan Syuro, Pemkab Nganjuk menggelar ritual "Siraman". Dimana akan banyak masyarakat Nganjuk yang mandi bersama di lokasi wisata air terjun ini. "Memang budaya siraman ini menjadi agenda tahunan Pemkab Nganjuk. Selain untuk menarik wisatawan, juga untuk melestarikan budaya yang sudah ada ratusan tahun silam, obyek wisata alam dan mempunyai daya tarik wisatawan dari luar daerah.

Selamat Berlibur di Nganjuk Kidul Sawahan

Read More

Saturday, June 11, 2016

Pesona Gunung Wilis dan Jalur Pendakiannya

  8 comments
12:30:00 AM

Jalur Pendakian Gunung Wilis & Jalur Pendakiannya
Gunung Wilis adalah sebuah gunung non-aktif yang terletak di Pulau Jawa, Provinsi Jawa Timur,Indonesia. Tepatnya di antara kabupaten Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Madiun, Ponorogo dan Trenggalek. Gunung Wilis memiliki ketinggian 2.169 meter diatas permukaan laut (mdpl), serta puncaknya berada di perbatasan antara enam kabupaten yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek. Obyek wisata Gunung Wilis yang paling banyak adalah air terjun yang tersembunyi, Ada sebagian telah di kelola dan masih banyak yang masih alami dan belum terjamah tangan manusia. Beberapa tempat pariwisata yang kini mulai dikembangkan dan mulai dikenal masyarakat sekitar di Kediri adalah Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo, Kediri. Dan juga Gereja Batu Puhsarang yang terletak di Kecamatan Semen, Kediri.
Air Terjun Ironggolo dan Dholo yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Jugo biasa dikunjungi tak hanya warga Kediri, tetapi juga warga dari kota lain untuk melepaskan penat. Terletak di dataran tertinggi yang bisa ditempuh oleh kendaraan baik dari arah Mojo maupun Semen, membuat Kawasan Wisata Desa Besuki menjadi tujuan wisata terbaik untuk menghirup udara segar pegunungan. Kedua tempat wisata ini bisa ditempuh dalam kurun waktu 30-45 menit melalui jalur darat, baik dari jalur Mojo maupun Semen.
Daerah perbukitan Gunung Wilis pernah dilalui oleh Jenderal Sudirman, sebelum melakukan Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Yogyakarta.
Pendakian Gunung Wilis
Pendakian Gunung Wilis dari arah timur dapat dimulai melalui Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Mojo. Jalan menuju ke puncak gunung Wilis sudah dibangun memadai melalui Mojo. Selain pendakian melalui Kecamatan Mojo, menuju ke puncak juga bisa melalui Kecamatan Semen. Jalan alternatif baru yang dibangun oleh pihak pemerintah Kediri sangat memadai, dengan luas jalan yang bisa dilalui oleh 2 mobil. Sementara itu dari arah selatan Gunung Wilis dapat didaki dari Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Apabila ingin mencapai Gunung Wilis dari arah utara, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Nganjuk, sementara dari arah barat, pendakian dapat dimulai dari Kabupaten Ponorogo atau Kabupaten Madiun.
Pencarian Tentang Gunung Wilis :

  • Jalur pendakian gunung wilis dari madiun
  • Jalur pendakian gunung wilis via kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis kediri
  • Jalur pendakian gunung wilis di nganjuk
  • Jendakian gunung wilis via ponorogo
Pegunungan Wilis
Menurut Peta OTF Fist Editions AMS 1 (tahun 1942) Prepared under the direction of the Chief of Engineers U.S.Army: Gunung Wilis (2.169 meter) terletak satu rangkaian dalam Pegunungan Wilis. Puncak tertinggi dari pegunungan Wilis adalah puncak Liman atau yang biasa disebut Puncak Ngliman yang terletak 2.563 meter dari permukaan laut. Pada puncak gunung inilah secara de facto merupakan perbatasan dari empat (4) kabupaten: Kediri, Nganjuk, Ponorogo, dan Tulungagung.
Hamparan sawah dengan latar belakang Gunung Wilis di Madiun.
Daftar Gunung Yang Ada di Sekitar Gunung Wilis
Di wilayah Kediri ada G. Cemorokandang (2256 mdpl), G. Malang (1860 mdpl), G. Watubangil (2196 mdpl), G. Obeng-obeng (1993 mdpl), G. Kendil (1887 mdpl), dan, G. Argoklono (1772 mdpl).
Di wilayah Nganjuk ada G. Jogopogo (2220 mdpl), G. Wilis Wilboz (2330 mdpl), G. Tapan sewelas (1283 mdpl), G. Mloloseketip (1270 mdpl), G. Lekerasu (1290 mdpl), dan G. Cumpleng (1375 mdpl).
Di wilayah Madiun: Pk. G. Bendo 1170 mdpl, pk. G. Manyutan 1565 mdpl, pk. G. Bulur 852 mdpl, pk. G. Kayurubung 1518 mdpl, pk. G. Kemamang, 1463 mdpl, dan pk. G. Seklajar 1295 mdpl.
Di wilayah Ponorogo: Pk. G. Dorowati 2207 mdpl, pk. G. Merning 2204 mdpl, pk. G. Argo Tawang 2284 mdpl, pk. G. Tugel 2174 mdpl, pk. G. Argo Kalang 2142 mdpl, pk. G. Wilis Zuid 1850 mdpl, pk. G. Dudha Karim 1894 mdpl, pk. G. Jeding 1612 mdpl, pk. G. Tumpak Candu 1602 mdpl, pk. G. Gayungan 1266 mdpl, pk. G. Beser 1328 mdpl, pk. G. Patuk Banteng 1630 mdpl, pk. G. Wader Gandul 1405 mdpl, pk. G. Banyon 1175 mdpl, pk. G. Picis 1170 mdpl, pk. G. Segogor 1181 mdpl, dan pk. G. Kemlandingan 1379 mdpl.
Di wilayah Trenggalek: Pk. Ngrembes 1332 mdpl dan pk. G. Sangku 1890 mdpl.
Di wilayah Tulungagung: Pk. G. Wilis Wilbur 2104 mdpl dan pk. G. Ngesong 1888 mdpl.
Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja.

Read More

Sunday, November 30, 2014

Air Terjun Singokromo dan Legendanya

  1 comment
12:57:00 PM


Air Terjun Singokromo adalah satu dari sepuluh/sebelas air terjun yang ada di Desa Ngliman. Huwaaaa. . . . banyaknya. . . . Ini merupakan ulasan yang dibuat oleh http://wisatakotaangin.esy.es. Silakan mengunjungi web tersebut untuk mendapatkan banyak informasi tentang wisata di kota Nganjuk.

Read More

Friday, July 15, 2016

Nikmati Indahnya "Kota Angin" Jawa Timur

  No comments
12:46:00 AM

Kota angin, itulah sebutan yang selalu disematkan pada kabupaten Nganjuk. Nganjuk merupakan salah satu kabupaten yang ada di daerah Jawa Timur. Wilayahnya berada di dataran rendah, membuat daerah ini memiliki struktur tanah yang subur sehingga cocok untuk bertanam.

Tenar dengan sebutan kota angina dikarenakan daerah ini diapit oleh Gunung Wilis dan pegunungan Kendeng, yang menyebabkan hembusan angin cukup kuat.

Usut punya usut, Nganjuk ternyata memiliki daya tarik wisata bagi para traveler yang masi bingung dengan destinasi yang akan di tuju. Tak hanya alam yang memiliki daya tarik, Nganjuk pun memiliki sejarah dan juga kuliner yang mantap. Mari kita lirik beberapa wisata di Kota Angin ini

1. Indahnya Air terjun merambat di Roro Kuning


Anggunnya air terjun Rorokuning via tatikmentik.blogspot.com
Tempat ini merupakan salah satu tujuan wisata bagi warga sekitar. Fasilitas yang tersedia pun sudah diperbaiki terus menerus. Mulai dari outbound hingga kolam renang.

2. Megahnya Air terjun Sedudo, Gunung Wilis
Berada di Desa Ngliman, air terjun ini harus di tempuh pada jarak 30 km dari pusat kota nganjuk. Berdasarkan cerita yang beredar disana, konon katanya jika anda berkunjung dan mandi di air terjun tersebut pada bulan Sura, maka wajah anda akan awet muda. Cerita tersebut sudah diwariskan sejak zaman Majapahit.

3. Nikmati Derasnya air terjun Singokoromo

Deras sekali air terjunnya via agungpambudi72-sejarahdanperistiwa.blogspot.com
Destinasi ini harus anda kunjungi karenan pemandangan alam dan juga aliran airnya yang cukup deras. Padahal hanya memiliki ketinggian sekitar 20 m saja.

4. Menyukai hal-hal berbau klenik? Kunjungi Saja Gua Margo Tresno

Gua Margo Trisno dikenal sebagai tepat untuk mencari berkah bagi para warga sekitar. Jangan heran jika saat melihat gua ini anda merasakan nuansa mistik yang cukup kuat.

5. Kunjungi Makam Hayam Wuruk di Candi Ngetos


Candi yang diperkirakan merupakan Makam Hayam Wuruk
Tempat ini dipekirakan menjadi tempat peristirahatan terakhir sanga Raja Majapahit, Hayam Wuruk.

6. Kentalnya Budaya Tiongkok di Klenteng Hok Yoe Kiong


7. Mengunjungi salah satu masjid tertua di Nganjuk

Masjid ini merupakan salah satu masjid tertua di Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, masjid ini dibangun pada tahun 1745 Masehi. Masjid ini terletak di barat Lapangan Berbek kota Nganjuk. Pada waktu itu, masjid ini masih menggunakan atap berupa ijuk dan lantainya berupa adukan tanah liat dan kapur. Meski telah beberapa kali mengalami pemugaran, namun beberapa bagian masjid ini masih terjaga keasliannya seperti mimbar, bedug, serta beberapa ornamen seperti kerangka-kerangka yang terbuat dari kayu jati.

9. Nikmatnya Nasi Becek Nganjuk

Nasi satu ini mirip dengan soto, akan tetapi kuah yang di pakai lebih kental daripada biasanya. Karenanya akan lebih mirip dengan gulai atau kari. Nasi becek khas nganjuk ini dilengkapi dengan sate kambing yang telah ditusuk oleh sate.

10. Mantapnya Dumbleg
 Dubleg merupakan makanan yang mirip dengan dodol. Memiliki cita rasa yang manis dan legit. Sudah jarang memang yang ngejual, akan tetapi bagi yang ingin mencicicpi makanan jenis ini bisa dating langsung ke pasar-pasar tradisional seperti di pasar rejoso.

11. Nganjuk Punya onde-onde Njeblos Loh

Onde-onde yang bisa ketawa via www.timnhanhanh.com
Onde-onde khas nganjuk ini ternyata tidak memiliki isian sebagimana umumnya. Onde-onde ini dipanggil njeblos karena bentuknya mirip dengan bolu kukus bahkan mirip seperti orang ketawa.

12. Krupuk Upil

Tidak boleh jijik dengan namanya ya. Meski namanya tidak telalu bagus, yang pasti kerupuk ini tidak digoreng menggunkan minyak seperti umunya. Kerupuk ini di goring menggunakan pasir.

Jadi kapan anda mau datang ke kota ini?

Sumber : http://www.hipwee.com/travel/indahnya-kabupaten-nganjuk-yang-membuat-kota-angin-ini-wajib-dikunjungi/

Read More

Thursday, February 5, 2015

Air Terjun Sedudo Nganjuk Versi Masa Depan

  No comments
1:41:00 PM


Ada yang familiar dengan gambar di atas? Kamu benar, gambar itu adalah Air Terjun Sedudo. Beda ya? Sebenarnya bukan beda. Ijinkan kami menjelaskannya. . .

Jadi gini, teman kami, Festyagusti Hardikasari beberapa tahun yang lalu berlibur ke masa depan. Nah, pas balik ke masa kini, dibawalah gambar-gambar Sedudo dari masa depan sebagai oleh-oleh untuk kita semua. Baiknya. . .
 Taraaaaaaa. . . . .
Seperti inilah wujudnya .. . .
-Air Terjun Sedudo Versi Masa Depan-

Read More

Sunday, November 30, 2014

Air Terjun "Perawan"

  8 comments
1:26:00 PM


Pernah tahu Air Terjun Sedudo? Sebagian besar dari anda bahkan pernah mengunjunginya. Kalo Air Terjun Singokromo? seharusnya anda tahu, di pos sebelumnya sudah kami bahas. Hehehe. Nah, ternyata tidak hanya ada dua air terjun saja di Desa Ngliman. Ada berapa? Banyak. Orang bilang ada sepuluh. Ada yang bilang sebelas. Nah lho . . . . saya yang asli sana juga tidak tahu pasti. Beberapa air terjun itu mungkin hanya bisa kamu lihat dari kejauhan. Akses menuju ke sana belum ada. Itulah mengapa air terjun itu masih perawan. Apa saja air terjun lainnya itu?
1. Air Terjun Segunting
2. Air Terjun Banyuselawe
3. Air Terjun Banyuiber
4. Air Terjun Cagak
5. Air Terjun Selanjur
6. Air Terjun Jeruk
7. Air Terjun Banyupait
8. Air Terjun Cemoro Kandang.

Dua ditambah delapan sama dengan sepuluh. Air terjun yang kesebelas adalah. . .  . Saya juga tidak tahu . . . anda tahu?
Ketika anda sedang di daerah Ngliman, dari jauh dapat anda liha, sebuah air terjun yang sangat tinggi, bahkan tingginya bisa jadi lebih dari dua ratus meter . . . . Huwa .. .
Semoga suatu saat nanti ada yang bisa mengeksplorasinya, menikmati keindahannya . . . . (Nurhudamu)

Sumber foto: Dzofar.com
1. Air Terjun Cemoro Kandang. 2. Air Terjun Banyuselawe 3. Air Terjun Cagak 4. Air Terjun Segunting 5. Air Terjun Banyuiber 6. Terjun Selanjur 7. Air Terjun Jeruk 8. Air Terjun Banyupait

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/05/ritual-mistis-di-air-terjun-singokromo.html
Copyright http://www.tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Air Terjun Cemoro Kandang. 2. Air Terjun Banyuselawe 3. Air Terjun Cagak 4. Air Terjun Segunting 5. Air Terjun Banyuiber 6. Terjun Selanjur 7. Air Terjun Jeruk 8. Air Terjun Banyupait

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/05/ritual-mistis-di-air-terjun-singokromo.html
Copyright http://www.tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home
Air Terjun Cemoro Kandang. 2. Air Terjun Banyuselawe 3. Air Terjun Cagak 4. Air Terjun Segunting 5. Air Terjun Banyuiber 6. Terjun Selanjur 7. Air Terjun Jeruk 8. Air Terjun Banyupait

Sumber :http://www.tipswisatamurah.com/2014/05/ritual-mistis-di-air-terjun-singokromo.html
Copyright http://www.tipswisatamurah.com | tips wisata murah : home

Read More

Thursday, November 27, 2014

Mengenali Desa Ngliman Lebih Dekat

  No comments
10:02:00 AM




          Desa Ngliman berada di Kabupaten Nganjuk yang dikenal sebagai Bumi Anjuk Ladang. Tentunya ketika mendengar Desa Ngliman pasti dalam pikiran kita langsung tertuju pada wisata alamnya, yaitu air terjun sedudo. Ya benar, Ngliman memang sudah banyak diketahui orang tentang wisata alamnya yang eksotik, tapi tidak ada salahnya mengetahui lebih dekat keadaan desa Ngliman.

Read More

Wednesday, June 29, 2016

Taman Pandan Wilis, Wisata Asli Nganjuk

  No comments
6:12:00 PM

Jadi gini ceritanya di Nganjuk ada lokasi taman baru. Jika menjelang sore, banyak sekali orang bejibun berkumpul di tempat ini. Mulai dari anak kecil sampai yang udah kepala lima. Taman ini dikenal dengan nama Taman Pandan Wilis. Dipanggil demikian karena ketika dilihat pada sudut tertentu, letak taman ini diapit oleh dua gunung.

Gunung tersebut adalah Gunung Panda dan Gunung Wilis. Letak taman ini sendiri bisa dicari melalui mbah google dengan mengetikkan Taman Pandan Wilis. Atau bahkan bisa membuka instagram, kemudian search Taman Pandan Wilis Nganjuk. Seperti contoh dibawah ini.
Lokasi Taman Pandaan Wilis
Tamannya memiliki lahan yang luas sekali. Dan juga memiliki track yang bagus untuk berlari.




Di bawah tulisan Taman Pandan Wilis sendiri ada kolam renang airnya. Sayannya airnya cukup kotor. Sepertinya perlu dibersihkan dahulu agar enak dipandang.


Makin masuk kedalam ada sculpture yang membuat taman ini lebih futuristik.

Ketika sore, tempat ini dibuat anak-anak kecil untuk bermain air. Karena memang ada air mancurnya. Ternyata semakin bagus aja nih taman.



Icon dari taman ini adalah bagian tengahnya. Taman ini menjadi cukup unik.

Taman ini cukup asyik untuk menjadi tempat nggosip loh :D

Buat anda yang jomblo, terdapat tempat duduk tunggal yang cukup unik. Terbuat dari water drum yang deberi cat warna warni. Ada banyak tempat sampah juga, jadi jangan sampai anda buang sampah sembarangan lo ya.

Disebelah kanan taman, terdapat tempat berteduh yang cukup luas. Sepertinya cukup pas untuk dijadikan food court.

Tempat itu pun menyediakan colokan kabel di setiap petaknya.
Taman ini juga menyediakan toilet, semoga bagus lah toiletnya gab bau pesing hehehe

Tempat parkir pun luas, jika sore banyak sekali yang parkir di luar taman gara gara penuh banget.


Taman ini belum cukup rimbun. Belum ada pohon yang besar dan yang lainnya. Jika sobat ingin main main ke sini sebaiknya dating pagi atau sore saja.
Meski gersang, sobat ga perlu hawatir, karena sudah rahasia umun kalau Nganjuk adalah kota angin yang selalu berhembus terus menerus.

Buat yang suka berfoto ria, ada tempat yang bagus untuk dijadikan background. Tempatnya ada di depan tulisan Taman Pandan Wilis, di panggung, duduk di tangga.


Mudah mudahan taman ini memancarkan aura yang positif ya. Biar aktifitas disini pun diguanakan untuk kegiatan yang bermanfaat dan tidak aneh dan nyeleneh. Bagi yang moodnya kurang bagus, sepertinya taman patut untuk jadi tempatmu memperbaiki mood yang rusak. Selamat mencoba!!!!


sumber : http://dzofar.com/2016/02/15/wisata-nganjuk-taman-pandan-wilis/

Read More

Friday, July 3, 2015

Situs Condrogeni: Sering Lewat, Tak Pernah Melihat

  No comments
7:48:00 AM


Mencari informasi tentang Situs Condrogeni memang membutuhkan upaya yang lebih. Mbah Google yang biasanya menjadi rujukan utama segala kekurangan informasi pun tak banyak memberikan referensi. 

Nama Condrogeni banyak dikaitkan dengan seorang patih dari Kerajaan Ngatas Angin, Raden Bagus Condrogeni. Kerajaan Ngatas Angin sendiri dipimpin oleh Raden Condromowo yang kemudian bergelar Raden Ngabei Selopurwoto. Raden Condromowo adalah Paman dari Raja Majapahit, Hayam Wuruk. Konon, Hayam Wuruk memerintahkan Raden Condromowo untuk membangun sebuah Candi yang sekarang kita kenal dengan Candi Ngetos. Situs Condrogeni sendiri dipercaya sebagai penanda wilayah kepatihan Raden Bagus Condrogeni. Letaknya sekitar 15 km dari Candi Ngetos.

 Situs Condrogeni terbagi menjadi dua bagian, satu berada di bawah, sedangkan satunya lagi berada di atas. Arca – arca di Situs Condrogeni sangat unik dengan bentuk yang mengarah ke arca Megalitik. Arca – arca Condrogeni kemungkinan peninggalan masa Kerajaan Majapahit akhir. Selain arca, dulu di Situs ini terdapat talud (talud bisa diartikan sebuah pasangan batu belah yang berfungsi sebagai penahan tanah agar tidak longsor), tapi sekarang sepertinya tertutup tanah dan tanaman sehingga tak kelihatan lagi. Selain itu, dulu juga terdapat banyak arca disini, entah sekarang musnah kemana semua arca itu.
Situs Condrogeni bagian bawah terdiri dari satu arca dwarapala, dua buah menhir atau tugu batu dan sebuah batu yang bentuknya menyerupai stupa. Arca dwarapala dibawah sini memiliki bentuk gemuk, mulut menyeringai dengan gigi taringnya yang tajam, rambut gimbal nan panjang, dan hidung yang besar. Tangan kanannya memegang pedang polos tanpa ukiran, memakai kalung, gelang serta anting – anting dikedua telinganya. Arca disini dalam posisi jongkok dan memakai kain untuk menutupi daerah kemaluannya (seperti yang dipakai para pesumo).

Di Situs Condrogeni bagian atas terdapat sekitar dua buah umpak, sebuah menhir dan sebuah arca dwarapala. Arca dwarapala disini lebih ramping dan tinggi dari arca yang ada dibawah. Arca tersebut memegang pedang berukir yang patah, memakai kain penutup kemaluan, memakai kalung dan memiliki payudara (arca perempuan ?). Bagian mata dan hidung arca melesak ke dalam dan tangan kanannya putus.Adanya umpak disini, kemungkinan pernah ada suatu bangunan pendopo. Dengan adanya arca dwarapala di atas dan dibawah, kemungkinan Situs ini merupakan suatu bangunan punden berundak seperti Candi Sukuh maupun Candi Ceto.
Situs Condrogeni, suatu Situs yang tak pernah disangka, berada dibalik hiruk pikuknya wisata Air Terjun Sedudo. Suatu Situs peninggalan purbakala yang layak dijaga dan dilestarikan. Suatu Situs peninggalan purbakala yang bertahan selama ribuan tahun dalam selimut kabut Gunung Wilis yang suci.

Dan ternyata kita hanya sering lewat, tanpa pernah melihat situsnya. Bagi yang sudah mondar-mandri ke Air Terjun Sedudo, tentu sekilas pernah melihat plang "Situs Condrogeni" letaknya sekitar 2 km sebelum Air Terjun Sedudo. Menyempatkan mampir ke sana adalah keputusan yang tepat. Walaupun memang, jalan menuju ke sana tidak dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor, kita harus berjalan kaki melewati jalan setapak selama 30 menit. 

Situs ini memang jarang dikunjungi, sehingga wajar jika kita tidak menemui jejak-jejak vandalisme di sini. Tidak ada coretan aku cinta kau, atau saya was here. Justru, yang sering berkunjung adalah penikmat wisata mistis atau para pegiat meditasi (pertapaan). Hal itu menambah nuansa magis sekaligus mistis ketika berkunjung ke sana. Bahkan menurut warga, di hari-hari tertentu sering terdengar suara gamelan dari sekitar area situs Condrogeni. Padahal ketika bunyi-bunyian gamelan terdengar, di sekitar lokasi tidak ada orang satupun. hiiiiiiiiiiii

Sumber:
1. http://gratishostingdi.blogspot.com/2013/05/situs-condrogeni.html
2. http://www.mlancong.com/detail/artikel/jalan-setapak-menuju-situs-condrogeni.html
3. http://www.garudamukha.com/?prm=galeri&norec=40







Read More