Posts

Showing posts from July, 2015

[PICTURE] Watu Ulo antara Mirip, Mitos, atau Nyata Adanya

Image
Beginilah penampakan Watu Ulo yang sempat dibahas di tulisan sebelumnya. Apakah semua hanya mirip? cuma mitos? atau justru nyata adanya?
Kami menampilkannya apa adanya, anda yan

[UPDATE] Sedudo Longsor, Benar atau Tidak

Image
Beberapa hari ini Air Terjun Sedudo memang dipadati pengunjung dari berbagai kota. Di tengah ramainya pengunjung, tersiar kabar tentang longsornya Air Terjun Sedudo. Bahkan, hingga memakan korban jiwa. Kabarnya Batu sebesar mobil jatuh lokasi pemandian.




Tim Ngliman.com berusaha mengonfirmasi kabar tersebut dengan datang langsung ke TKP. Tim yang datang melaporkan, di sana tidak ditemukan batu yang konon segede mobil. Justru, sebatang pohon yg berukuran tidak terlalu besar teronggok di lokasi pemandian. Kemungkinan

Lebaran di Ngliman yang Berbeda Tanggal

Image
Perbedaan memang sering terjadi, ini bukanlah masalah. Justru beda adalah unik dan menarik. Yang menarik adalah apa bedanya dan mengapa berbeda.

Sebagaimana yang kita ketahui, penentuan lebaran oleh pemerintah dilakukan dengan mekanisme sidang isbat yang dihadiri berbagai elemen masyarakat. Hasilnya menjadi patokan pemerintah dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri. Beda patokan, beda pula penentuan hari lebaran itu. Makanya, sering kali kita alami, perayaan lebaran yang berbeda hari. Bukanlah sebuah masalah ketika kita bisa saling menghargai, saling menghormati perbedaan tersebut.

Ngliman, sebagai sebuah desa yang kental dengan budaya warisan leluhurnya, juga punya cara yang sedikit berbeda dalam penentuan lebaran. Bukan dengan kalender masehi atau pun kalender hijriah, sesepuh Desa Ngliman menentukan hari lebaran dengan kalender ABOGE (Alif Rebo Wage). Memang tidak selamanya, lebaran yang ditetapkan pemerintah berbeda dengan lebaran di Ngliman. Tapi, untuk tahun ini, warga Ngliman ba…

Situs Condrogeni: Sering Lewat, Tak Pernah Melihat

Image
Mencari informasi tentang Situs Condrogeni memang membutuhkan upaya yang lebih. Mbah Google yang biasanya menjadi rujukan utama segala kekurangan informasi pun tak banyak memberikan referensi. 
Nama Condrogeni banyak dikaitkan dengan seorang patih dari Kerajaan Ngatas Angin, Raden Bagus Condrogeni. Kerajaan Ngatas Angin sendiri dipimpin oleh Raden Condromowo yang kemudian bergelar Raden Ngabei Selopurwoto. Raden Condromowo adalah Paman dari Raja Majapahit, Hayam Wuruk. Konon, Hayam Wuruk memerintahkan Raden Condromowo untuk membangun sebuah Candi yang sekarang kita kenal dengan Candi Ngetos. Situs Condrogeni sendiri dipercaya sebagai penanda wilayah kepatihan Raden Bagus Condrogeni. Letaknya sekitar 15 km dari Candi Ngetos.
 Situs Condrogeni terbagi menjadi dua bagian, satu berada di bawah, sedangkan satunya lagi berada di atas. Arca – arca di Situs Condrogeni sangat unik dengan bentuk yang mengarah ke arca Megalitik. Arca – arca Condrogeni kemungkinan peninggalan masa Kerajaan M…

Obong: Beginilah Warga Ngliman Menghargai Leluhurnya

Image
Adicara Sungkeman sudah cukup dikenal banyak orang. Adegan ini merupakan adegan yang biasanya mengharukan dan sakral. Selain sebagai bentuk penghormatan sungkeman adalah prosesi yang sakral dimana mempelai pengantin lelaki dan perempuan meminta ijin dan restu kepada orang tua untuk menikah. Sungkeman juga dapat dideskripsikan sebagai sebauh cara seorang anak memohon maaf kepada orang tuanya. Di desa kami, Desa Ngliman, ada suatu ritual yang namanya sama, prosesinya beda. Adicara Sungkeman di Desa Ngliman bukan ketika acara pernikahan, melainkan ketika lebaran.

Adicara Sungkeman adalah sebuah upacara penghormatan kepada leluhur. Seperti diketahui, sejarah Ngliman erat hubungannya dengan Mbak Ngaliman. Beliau dipercaya sebagai leluhur dari warga Ngliman. Atas sejarah itu, setiap Hari Raya Idul Fitri, di Desa Ngliman diadakan ritual Adicara Sungkeman yang lebih dikenal dengan sebutan "Obong". Obong dilakukan di pagi hari, bahkan sebelum warga ber-sungkeman dengan keluarga.

Tah…

TUNGGAL ROGO MANDIRI: Wilayah Selingkar Gunung Wilis

Image
Sebagai warga sekitar Gunung Wilis, saya tidak banyak tahu tentang TUNGGAL ROGO MANDIRI, setelah cari-cari info, saya ingin bagikan informasi tentang TUNGGAL ROGO MANDIRI yang saya kompilasi dari berbagai sumber.

Apa itu TUNGGAL ROGO MANDIRI?

Untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki, maka Gunung Wilis akan dikelola oleh enam daerah yang yang terletak disekitarnya. Enam daerah tersebut yakni Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Nganjuk, Kediri, dan Madiun.Pelaksaan kerjasama tersebut diresmikan melalui penandatanganan naskah Kerjasama Antar Daerah di Selingkar Gunung Wilis” TUNGGAL ROGO MANDIRI” yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Trenggalek, 11 Juni 2014, tahun lalu.

Kerjasama TUNGGAL ROGO MANDIRI merupakan kerjasama antara 6 Kabupaten (Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, dan Kediri) yang posisinya berada di selingkar Gunung Wilis ;
Berdasarkan Kesepakatan Kerjasama yang ditandatanganitanggal 11 Juni 2014 di Kabupaten Trenggalek;Secara Admini…